Link Cek Bansos Palsu: Ciri, Risiko, dan Cara Aman Cek PKH/DTKS 2025

Saat banyak orang mencari bantuan sosial, link cek bansos palsu kata kunci seperti Login daftar PKH Online, Cara daftar Bansos online 2025, sampai Cek NIK KTP penerima bansos 900 Ribu sering muncul di pencarian dan grup chat. Di momen seperti ini, penipu memanfaatkan rasa khawatir dan harapan orang dengan menyebar link yang tampak resmi, padahal mengarah ke page palsu berisi form untuk mengambil data.

link cek bansos palsu
link cek bansos palsu

Masalahnya, banyak pengguna menganggap tautan itu aman hanya karena tampilannya rapi, ada logo, atau dibuka di browser tanpa error. Padahal, ciri-ciri penipuan biasanya terlihat dari hal kecil: domain name yang aneh, protocol yang tidak jelas, atau permintaan data yang tidak masuk akal.

Cek cepat 30 detik sebelum klik

Kalau kamu dapat tautan “cek bansos”, lakukan cek singkat ini dulu. Ini bukan soal paham coding, ini soal membaca tanda:

  1. Lihat name situsnya (domain). Jika mirip tapi ada tambahan angka/teks, berhenti dulu. 
  2. Kalau diminta OTP, PIN, atau kode verifikasi, anggap itu bahaya. 
  3. Kalau diarahkan ke halaman payment atau diminta pilih payment methods, anggap itu penipuan. 
  4. Jika disuruh unduh file (download) “bukti penerima”, jangan lanjut. 
  5. Kalau pesannya memaksa dan menakut-nakuti, jangan terburu-buru. 

Di bawah ini kita bahas detailnya, termasuk istilah seperti url, href attribute, dan download attribute dengan bahasa yang mudah.

Kenapa link palsu muncul saat pencairan bansos ramai

Banyak orang mengecek status PKH/DTKS saat ada kabar bantuan baru. Ada yang menyebut “bansos 900 ribu”, ada juga yang menulis panjang seperti Cek Bansos 900 Ribu 2025 cekbansos Kemensos go id. Karena pencarian ramai, pelaku membuat halaman tiruan yang menargetkan kata-kata itu.

Sebelum masuk ke tanda-tandanya, pahami dulu pola yang sering terjadi.

Modus paling umum yang dipakai pelaku

Mereka menyebar tautan di grup keluarga, komentar media sosial, atau pesan pribadi. Tautan itu mengaku sebagai halaman Daftar Bansos Kemensos id atau halaman Https:// DTKS Kemensos go id login daftar online (biasanya ditulis menyerupai yang resmi). Setelah diklik, pengguna diarahkan ke halaman login palsu dan diminta “verifikasi data”.

Di sini, pelaku biasanya mencari:

  • data identitas (identity) seperti NIK KTP, KK, tanggal lahir 
  • nomor HP dan akses akun 
  • kode OTP (sering dikirim via SMS/WhatsApp) 
  • uang “biaya admin” dengan alasan pendaftaran atau pencairan 

Memahami istilah link, url, dan bagian-bagiannya (biar tidak gampang ketipu)

Banyak kata teknis terdengar rumit, padahal cukup dipahami sebagai “bagian-bagian alamat”.

Link itu tautan. Dalam bahasa Inggris, “link” bisa jadi kata benda (link noun) dan kata kerja (link verb). “Link noun” artinya “sambungan” atau “tautan”, sedangkan “link verb” artinya “menghubungkan”. Di beberapa kamus, kamu mungkin melihat related words, nearby words, atau catatan etimologi seperti scandinavian origin dan 15th century. Itu menarik, tapi yang kita butuhkan di sini adalah cara membaca tautan secara aman dalam konteks digital.

Sekarang bagian yang lebih praktis.

URL, domain name, protocol, dan address

  • URL adalah alamat lengkap menuju sebuah resource di internet. 
  • Domain name adalah nama utama situs (bagian yang biasanya kamu ingat). 
  • Protocol biasanya “http” atau “https”. 
  • Address dalam konteks web berarti alamat yang dituju. 

Satu URL terdiri dari beberapa elements (bagian) dan punya type tertentu. Ada yang mengarah ke halaman biasa, ada yang menuju file unduhan, ada yang membuka halaman pembayaran.

Kalau sebuah URL terlihat aneh, tidak selaras dengan instansi yang disebut, atau memakai kata-kata yang memancing panik, itu sinyal kuat untuk berhenti.

Ciri teknis link cek bansos palsu yang sering muncul

Sekarang kita masuk ke tanda-tanda yang bisa kamu cek di current page sebelum memasukkan data. Bagian ini sengaja dibuat jelas karena banyak orang tertipu bukan karena bodoh, tapi karena situs palsu dibuat terlihat meyakinkan.

1) Domain name mirip, tapi identitasnya berbeda

Penipu sering membuat domain yang “mirip” dengan situs pemerintah atau layanan bansos, lalu menambah kata-kata tertentu. Tujuannya: memberi kesan ada strong connection dengan layanan resmi, padahal itu hanya tampilan.

Di sini ada konsep “separate identity”. Situs bisa terlihat sama, tapi identitasnya berbeda. Mirip logo dan warna bukan bukti.

2) Dibuka di tab baru bukan tanda aman

Kadang, saat pengguna klik, situs terbuka di new tab. Ada orang yang menganggap “wah rapi, berarti aman”. Padahal, itu cuma perilaku browser. Yang terjadi hanyalah user clicks lalu browser membuka tab baru.

Jadi, “dibuka di tab baru” itu bukan verifikasi apa pun.

3) Mengarah ke form yang meminta data sensitif

Situs palsu sering berisi form yang menanyakan data seperti NIK, nomor HP, tanggal lahir, bahkan foto KTP. Di halaman itu kadang ada label seperti “teachers section” atau “section verifikasi” yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan bansos. Itu hanya words hiasan untuk membangun kepercayaan.

Jika ada form yang meminta OTP, itu lebih berbahaya lagi.

4) Ada unsur payment, biaya admin, atau metode pembayaran

Cek bansos tidak seharusnya meminta kamu memilih payment methods. Jika ada halaman yang mengarah ke pembayaran, ada risiko loss (kerugian) finansial. Di sinilah “corresponding loss” sering terjadi: orang mengira membayar untuk pencairan, padahal uangnya hilang.

Pelaku sering memakai kalimat seperti “pembayaran verifikasi” atau “biaya pendaftaran” yang tidak masuk akal.

5) Ada ajakan download file atau lampiran luar

Ini modus yang sering meningkat: pengguna disuruh mengunduh file “bukti penerima” atau “surat pencairan”.

Di sisi teknis, situs bisa memakai download attribute atau menyamarkan file sebagai “downloadable resource”. Kadang file diberi suggested filename seperti “bansos2025.pdf” atau “data penerima.xlsx”. Ada juga yang dikirim sebagai external attachment lewat chat.

Kalau kamu melihat tombol unduh yang memaksa, berhenti. File bisa berisi malware atau mengarah ke pencurian akun.

Kenapa kata “href attribute” penting untuk mengenali tautan jebakan

Kamu tidak perlu jadi programmer, tapi memahami istilah ini bisa membantu.

Dalam HTML, tautan dibuat dengan tag. Di dalamnya, ada href attribute yang menentukan tujuan tautan (hyperlink). Ada juga tag dan closing tags yang menutup elemen tersebut.

Penipu memanfaatkan ini dengan dua cara:

  1. Teks yang kamu lihat tampak aman, tetapi tujuan sebenarnya berbeda. 
  2. Tombol yang terlihat seperti “Cek sekarang” sebenarnya mengarah ke halaman lain. 

Singkatnya: yang kamu lihat belum tentu sama dengan yang kamu tuju. Ini soal logical relation antara tampilan dan tujuan. Pada situs palsu, hubungan itu sengaja dibuat kacau agar korban tidak sadar. Mereka membangun logical connection palsu lewat desain.

Absolute URL, current document, dan trik menyamarkan tujuan

Ada istilah absolute url yang artinya alamat lengkap ke tujuan tertentu. Penipu kadang memakai absolute URL yang panjang dan terlihat “teknis” agar korban takut mengecek.

Di halaman web, ada istilah current document (dokumen yang sedang dibuka) dan current page (halaman yang sedang dilihat). Saat kamu berpindah halaman, penipu bisa memindahkan kamu dari page “informasi” ke page “login” tanpa terasa, padahal itu situs yang sama-sama palsu.

Mereka juga suka menambahkan kata-kata seperti “mlw home page” atau meniru gaya situs kamus/ensiklopedia. Kamu mungkin pernah melihat tampilan kamus dari penerbit besar seperti Houghton Mifflin Harcourt atau perusahaan seperti Dictionary Media Group. Penipu meniru gaya “kamus” itu supaya terlihat ilmiah dan resmi.

Ingat satu hal: tampilan “berbau kamus” tidak berarti aman. Itu hanya gaya.

Ciri bahasa dan konteks yang sering dipakai penipu

Selain teknis, ada tanda dari gaya bahasa.

Pesan yang memaksa, mengancam, atau bikin panik

Mereka sering menulis:

  • “Data kamu belum aktif, segera cek” 
  • “Kalau tidak verifikasi hari ini, bantuan hangus” 
  • “Kuota tinggal sedikit” 

Ini memanfaatkan psikologi. Mere fact bahwa banyak orang membagikan tautan itu juga bukan bukti resmi. Frequent occurrence di grup chat hanya berarti banyak orang menerima pesan yang sama, bukan berarti itu benar.

Mengaitkan kata kunci populer agar terlihat relevan

Mereka sengaja memakai frasa pencarian seperti:

  • Cek Bansos 900 Ribu 2025 cekbansos Kemensos go id 
  • Cek NIK KTP penerima bansos 900 Ribu 
  • Login daftar PKH Online 
  • Cara daftar Bansos online 2025 
  • Daftar Bansos Kemensos id 
  • Https:// DTKS Kemensos go id login daftar online 

Tujuannya agar korban merasa, “ini sesuai yang aku cari.”

Cara aman cek bansos tanpa terjebak link palsu

Bagian ini penting karena banyak orang hanya diberi peringatan, tapi tidak diberi jalan aman.

Cek bansos yang benar dilakukan lewat kanal resmi Kemensos. Kamu bisa menyebutnya sebagai “situs cek bansos resmi Kemensos” dan “aplikasi Cek Bansos”. Kamu tidak perlu klik tautan dari chat orang lain, dan kamu juga tidak perlu percaya pada tautan yang muncul di komentar.

Data apa yang wajar diminta, dan apa yang tidak wajar

Umumnya, layanan cek bansos membutuhkan data pencarian seperti NIK dan nama, lalu hasilnya menampilkan status sesuai data yang tersedia. Itu masih wajar.

Yang tidak wajar:

  • OTP, PIN, kode verifikasi 
  • permintaan bayar 
  • permintaan unduh file yang wajib 
  • permintaan akses akun dan login melalui tautan dari chat 

Kalau ada yang minta hal-hal itu, berhenti.

Jika terlanjur klik atau mengisi data, lakukan langkah cepat ini

Tidak semua kasus berakhir buruk, tapi kamu harus bergerak cepat. Fokusnya: memutus akses penipu dan mencegah kerugian lanjutan.

Kasus 1: Kamu hanya klik, tidak isi apa pun

Tutup tab, bersihkan data browser (riwayat dan cache), lalu cek apakah browser kamu berubah perilaku. Jika ada pop-up aneh atau redirect, periksa ekstensi browser dan hapus yang mencurigakan.

Kasus 2: Kamu isi NIK/nomor HP di form

Anggap data kamu sudah “tercatat” di pihak penipu. Kamu perlu lebih waspada terhadap pesan berikutnya, termasuk spam panggilan dan SMS palsu.

Ini penting karena penipu sering memakai data itu untuk membuat pesan susulan yang lebih meyakinkan, seolah ada connection kuat antara “data kamu” dan “status kamu”.

Kasus 3: Kamu sempat memberi OTP atau kode verifikasi

Ini kondisi paling berbahaya. OTP biasanya dipakai untuk masuk ke akun kamu. Jika sudah terjadi, amankan akun yang terkait nomor tersebut, ganti sandi, aktifkan verifikasi dua langkah jika tersedia, dan waspada SMS baru.

Kasus 4: Kamu sempat diarahkan ke halaman payment

Jika kamu sudah transfer atau memasukkan detail pembayaran, catat kronologi, simpan bukti, dan segera hubungi layanan bank/penyedia pembayaran. Ini untuk meminimalkan potensi kerugian (loss) dan memperjelas alur transaksi dalam sistem.

Bagaimana penipu memanfaatkan “kata teknis” agar korban percaya

Sebagian korban merasa aman saat melihat kata-kata teknis seperti “unit”, “elements”, “protocol”, atau istilah “hypertext documents” dan “web pages”. Penipu tahu itu.

Mereka kadang menyisipkan teks gaya kamus: “meaning”, “example”, “examples”, “context”, “origin”, bahkan membahas “relate mean” dan “unite implies” seolah-olah itu analisis resmi.

Di sisi lain, kamu mungkin melihat istilah “ten kinds”, “spanish speakers”, atau “happiness words” di halaman yang mengaku edukasi. Itu sering dipakai hanya untuk membuat halaman terlihat panjang dan “serius”, padahal inti halamannya adalah mencuri data.

Kalau sebuah halaman cek bansos malah membahas hal tidak relevan seperti definisi noun dan verb secara berlebihan, itu patut dicurigai.

Cara melaporkan link cek bansos palsu tanpa ribet

Melapor itu penting, karena makin cepat dilaporkan, makin kecil kemungkinan orang lain jadi korban.

Yang sebaiknya kamu simpan sebagai bukti:

  • tangkapan layar (screenshot) halaman 
  • nama akun pengirim pesan 
  • waktu dan isi pesan 
  • tampilan current page saat diminta data 
  • jika ada file unduhan, catat nama file (termasuk suggested filename) tanpa perlu membukanya 

Lalu laporkan ke kanal pelaporan siber resmi dan juga platform tempat tautan itu disebarkan (WhatsApp, Facebook, TikTok, Telegram). Kamu tidak perlu menyebarkan ulang tautan saat melapor. Cukup sertakan bukti yang aman.

link cek bansos palsu
link cek bansos palsu

Penutup

Link cek bansos palsu biasanya meniru tampilan resmi, memanfaatkan kata-kata populer seperti “PKH”, “DTKS”, atau isu “900 ribu”, lalu mengarahkan korban ke form verifikasi atau halaman pembayaran. Tanda-tanda paling jelas adalah permintaan OTP, ajakan unduh file, dan domain name yang tidak meyakinkan.

Kalau kamu ragu, jangan klik dari chat orang lain. Cek hanya lewat kanal resmi Kemensos dan tetap jaga data identitas kamu.

FAQs

Tanda paling jelas adalah permintaan OTP, PIN, kode verifikasi, atau diminta memilih payment methods. Cek bansos tidak membutuhkan itu.

Karena tampilan bisa ditiru. Itu bukan bukti identitas. Banyak situs palsu memakai desain dan kata-kata yang memberi kesan “strong connection”, padahal identitasnya berbeda.

href attribute adalah bagian di HTML yang menentukan tujuan link. Teks tombol bisa terlihat aman, tetapi tujuan aslinya bisa berbeda.

Tidak. Modus ini sering memakai download attribute untuk memaksa file terunduh. File bisa berisi malware atau jebakan lanjutan.

Pilih kanal resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos. Hindari situs yang meminta OTP, meminta biaya, atau memaksa unduhan.

Karena orang banyak mengetik frasa itu saat mencari akses DTKS. Penipu meniru frasa yang sering dicari agar korban merasa itu sesuai kebutuhan.